Menjadikan Blog sebagai penghasilan utama

Category : Blogging

blogging sebagai penghasilan utama

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat pelajaran yang bagus dari video di youtube. Mengisahkan tentang kehidupan seorang pria yang melakukan downshifting, beralih dari kehidupan kota yang penuh dengan tuntutan kebutuhan, menuju kehidupan yang lebih simpel. Mereka meenyebutnya, tiny home big life. Dimana mereka quit dari pekerjaan lama, dan pindah ke daerah pinggiran yang memiliki pemandangan alam yan indah, menggeluti passion mereka sendiri.

Mereka mengakui telah banyak mengeliminasi tuntutan hidup yang berasal dari diri mereka sendiri. Pindah ke rumah yang lebih kecil dan benar-benar menikmati hidup. Lalu dari mana mereka mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan hidup? Mereka menjawab dari blog. Blog yang menceritakan filosofi mereka untuk downshifting, memberikan ilmu pengetahuan dan memberikan tips yang berguna.

Terkadang saya berpikir ada benarnya juga. Manusia bisa jadi stress dan depresi karena tuntutan pribadi mereka sendiri. Mereka lebih berfokus kepada apa yang tidak mereka punya. Dan begitu ambisius untuk mencapainya. Sedangkan hidup tidak selamanya mulus, sesuai dengan yang kita inginkan. Terkadang apa-apa yang diinginkan manusia tidak semuanya bisa terpenuhi.

Memang dibutuhkan keberanian untuk beralih dari sesuatu yang pasti, menuju ketidakpastian. Apalagi menjadikan blog sebagai sarana penghasilan utama. Kabar gembiranya adalah, sudah banyak blogger sukses yang menjalani hidup sesuai hidup dengan blogging. Bahkan penghasilan mereka lebih besar dari pada pekerjaan orang kota pada umumnya. Bedanya mereka tidak terikat jam kerja, dan memiliki banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.

Umumnya menjadikan blog sebagai sumber penghasilan utama, berawal dari part time saja. Sebagian besar bosan dan tidak pernah berhasil, dan sebagian kecil sukses sesuai dengan rencana yang mereka plot. Apa yang membedakan? Bedanya ada pada keseriusan, strategi, dan konsistensi.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sukses? Tergantung dari keseriusan, strategi dan konsistensi itu sendiri. Mungkin kita tidak akan menyangka, rencana yang sudah kita rancang dengan baik, akan berhasil pada akhirnya. Karena peroses itu memang jembatan antara rencana dan hasil. Tidak ada kata gagal dalam suatu usaha, mungkin hanya masalah waktu saja.

Avatar for eko sarwono

Author: 

Hi there! I'm a Commuter Line Passanger in The Morning, Mechanical Engineer by day, Blogger by night, and this is my website. I live in Bogor, I like Pizza, and Blogging is My Hobby. I'm The Engineer who loves Blogging.

Related Posts

Leave a Reply