Tips memilih ghostwriter untuk konten blog

Tips memilih ghostwriter untuk konten blog

Tips memilih ghostwriter untuk konten blog

Blogging bisa menjadi sarana untuk menghasilkan uang yang cukup menguntungkan, asal tau caranya 😀

Begitu juga awal saya tertarik blogging dulu, saya kira cukup dengan rajin posting aja, maka uang banyak akan datang, hahah.. mimpi.

Tentunya ada strategi untuk itu, strategi menulis, strategi promosi dan strategi monetisasi. Hal yang paling utama itu di masalah nulis.

Makanya kadang menulis itu adalah aktivitas yang bikin males, mengingat ngetik juga lambat dengan sebelas jari, trus kadang ide udah mentok keburu ngabur duluan.

Tapi mungkin untuk yang udah tahu di seluk beluk blogging, hal itu ngga jadi masalah. Mereka tahu cara promosi, tahu cara monetisasi, dan kalo kepentok ngga bisa nulis, bisa pake jasa penulisan atau ghostwriter.

Saya salah satu blogger yang pernah memakai jasa ini. Dan rata-rata hasilnya mengecewakan, ngga tahu apakah memang harganya yang kelewat kemurahan. Tapi kok ya bahasanya ngga karuan. Mereka lancar menulis, tapi agak payah dalam hal gagasan.

Contohnya, saat saya beri kata kunci, kok ya ngga bisa bikin judul postingan yang menarik, Kalo bahasa bule nya itu click bait. Kalo saya pelajari gaya bahasanya, kayanya ditulis sama anak SMA. Udah ganti beberapa penulis, hasilnya masih gitu juga.

Tapi ya sudahlah, saya tidak mau mneyudutkan penulis tertentu, yang penting bisa diambil hikmahnya, sebenarnya mudah kok menulis, cuma ya kadang ngga ada waktu.

Ok, back to topik, diartikel saya kali ini saya akan share gimana cara mencari penulis yang berkualitas untuk konten blog. Ada yang harus diperhatikan:

1. Kualitas tulisan. Usahakan minta sample tulisan dulu, baru kita bisa menilai, kali dirasa bahasanya ngga kalah katrok dengan yang kita bikin, skip cari penulis lain.

2. Lama pengerjaan, Durasi pengerjaan juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Memang adal yang bisa selesai 20 artikel dalam sehari (mungkin kerjanya keroyokan), tapi ya resikonya kualitas artikel ngga sama. Kadang ada yang cepat, tapi artikel bertele-tele seperti mengejar target jumlah kata.

3. Masalah harga. Ini yang paling sulit, mau dapet penulis yang berkualitas tapi dengan harga murah. Tapi kalo niat bisa nemu juga, saya lebih memilih nyari diforum, supaya harga bisa bersaing dan juga bisa tahu dulu testimoni dari yang udah pesan.

4. Buat kata kunci sendiri, dan buat judul disini. Biasanya ini yang paling payah dari jasa penulis. Usahakan kita sendiri yang bikin judul, sehingga kita bisa mendrive alur artikel nantinya bagaimana.

5. Buatkan kerangka juga. Ini untuk menjadi supaya konten sesuai dengan yang kita inginkan. Karena kadang saking lancarnya menulis, biasanya ada penulis yang out off topik. Atau sebaliknya, minim informasi, tapi kalimatnya bertele-tele.

Segitu dulu tips dari saya. Mungkin kita berpikir, wah, kalo kata kunci kita yang buatin, judul kita yang sediakan, kerangka kita yang buat, enak bikin sendiri dong. Memang iya, lebih memuaskan bikin tulisan sendiri. Karena kualitas artikel akan sesuai dengan yang kita mau. Masalahnya cuma satu, kita harus bisa mengalokasikan waktu untuk menulis.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan komen di kolom komentar 😀

Foto: Pexels.com, CC0 license image

Avatar for eko sarwono

Author: 

Hi there! I'm a Commuter Line Passanger in The Morning, Mechanical Engineer by day, Blogger by night, and this is my website. I live in Bogor, I like Pizza, and Blogging is My Hobby. I'm The Engineer who loves Blogging.

Related Posts

Leave a Reply