Trik joss menulis artikel di blog

Category : Blogging

Apakah menjadi blogger harus ahli dalam hal menulis? Menurut saya keahlian menulis bagi seorang blogger itu tidak wajib, tapi menarik untuk dipelajari dan di dalami. Apalagi kalau blog bersifat pribagi. Prinsipnya sangat sederhana, kita punya ide untuk disampaikan, kita rangkai dalam bentuk tulisan, lalu orang yang membaca bisa mengerti maka selesai sudah.

Kasusnya adalah, banyak pemula yang tertarik memulai bloggging, mengalami kesulitan untuk menulis. Karena memang basicnya bukan penulis, dan juga bukan pekerjaannya sebagai seorang penulis.

Pada awal saya blogging, seringkali menulis artikel itu menjadi moment yang paling menakutkan, ketik bererapa kalimat, hapus lagi, lalu ketik lagi. Kemudian semangatpun surut. Bikin tulisan satu halaman bengongnya 15 menit.

Sampai akhirnya saya sadar, menulis itu bukan hanya tentang keahlian, tapi juga sebuah pembiasaan. Pembiasaan untuk menuangkan apa yang ada di kepala kita ke dalam bentuk tulisan. Maka lupakan dahulu tentang grammar. Mulailah untuk menulis walaupun isi tulisannya: saya tidak tahu apa yang harus saya tulis.

Setelah beberapa kali menulis, akhirnya saya menemukan gaya menulis saya sendiri. Mungkin ngga langsung seperti penulis yang sudah pro, setidaknya saya sudah mulai bisa memecahkan mental block di dalam menulis.

Karena kualitas tulisan tidak hanya bergantung kepada tata bahasa, melainkan isi atau ide dari tulisan itu sendiri yang paling penting. Isi dan ide dari tulisan itu yang kita ingin orang mengetahui dan mengerti.

Berikut 5 langkah paling joss untuk menulis artikel:

  1. Ide pemikiran nomor satu. Apa yang mau di sampaikan? Apa yang kita harapkan setelah orang membaca tulisan kita? Siapkan ide atau isi pemikiran yang ingin kita sampaikan di sebuah kertas. Jika ada beberapa ide, catat point-pointnya.
  2. Buat kerangka tulisan. Karena posting saya lebih bersifat informasi, saya lebih suka membuat artikel ringkas dengan metode PIP: Pembukaan – Isi – Penutup. Isi biasanya saya buat dalam bentuk point-point, karena manusia lebih mudah untuk membuat point-point. Aturannya akan berbeda jika artikel yang ditulis berupa tutorial yang membutuhkan step by step serta gambar-gambar petunjuk.
  3. Pengembangan kerangka tulisan. Dari sini kita mulai menjelaskan isi tulisan. Menjabarkan dalam bentuk paragraf. Pengembangan dari point-point yang menjadi ide atau isi tulisan. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, sebaiknya kita kita tidak membuat kalimat yang terlalu panjang dalam satu kalimat. Cukup maksimal 3 atau 4 kalimat saja dalam satu paragraf lalu tekan enter, ganti paragraf baru.
  4. Cek kembali ejaan. Mungkin hanya sepele, tapi hal ini akan mengganggu pembaca. Bahkan yang sudah diperiksa ejaannya pun terkadang masih ada yang terlewat. Pemeriksaan ejaan menandakan kita peduli dan menulis dengan sepenuh hati.
  5. Baca sekali lagi kalimat secara keseluruhan. Kalau-kalau ada kalimat yang rancu dan perlu di perbaiki. Saat menulis biasanya saya sempatkan beberapa kali untuk merevisi walaupun sudah di publish.

Algoritma google yang menyukai artikel unik, membuat saya semangat untuk menulis artikel sendiri. Umumnya saya menghabiskan waktu 30 menit untuk membuat artikel sepanjang 350-500 kata. Cukup lumayan untuk seorang pemula 😀

Saat ini juga saya aktif menulis di dua blog saya yang lain: www.catatanpagi.com dan www.digitalpointworld.com. Walaupun mungkin bukan yang terbaik, tapi saya puas dengan hasil karya sendiri.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan komen di kolom komentar 😀

Avatar for eko sarwono

Author: 

Hi there! I'm a Commuter Line Passanger in The Morning, Mechanical Engineer by day, Blogger by night, and this is my website. I live in Bogor, I like Pizza, and Blogging is My Hobby. I'm The Engineer who loves Blogging.

Related Posts

One Response

  1. Tips ringan research keyword menggunakan google keyword planner | ElfavionaDecember 23, 2015 at 11:44 pmReply

    […] 5 blog rangking teratas dengan kata kunci yang saya pilih, mempelajari isinya, kemudian menulis artikel yang lebih unik, lebih kreatif, dan lebih lengkap dari artikel yang sudah […]

Leave a Reply